Peraturan Baru di Premier League

Berita Terbaru Premier League, yang disebut kompetisi sepak bola paling tinggi di tanah Inggris, , membuat sedikit pergantian dalam peraturannya. Pergantian itu berkaitan dengan penetapan rangking tim di klassemen bila mempunyai point yang sama.

Pada musim kemarin, rangking dua tim yang mempunyai point sama dipastikan lewat pencapaian beda gol. Masalah ini dapat disaksikan pada Leicester City serta West Ham yang saling mengumpulkan 52 point di minggu terakhir Premier League 2018-2019.

Leicester City diletakkan pada rangking sembilan sebab mempunyai beda gol +3. Sesaat West Ham United ada satu tingkat dibawah The Foxes sebab mempunyai beda gol -3.

Selanjutnya, bila dua tim mempunyai selisih gol yang sama, karena itu rangking akan dipastikan lewat banyaknya gol yang diciptakan. Apabila itu masih sama, pertandingan play-off untuk memastikan siapa yang terbaik akan dilaksanakan.

Mulai musim depan, peraturan itu alami dikit pergantian. Premier League putuskan untuk ikuti arena yang lain yang memakai ketentuan head-to head dalam memastikan tempat dua club dengan point yang sama.

Aturan tersebut telah berlaku terlebih dulu di persaingan negara lain seperti Spanyol serta Italia. Arena paling berprestise di tanah Eropa, Liga Champions, juga juga memutuskan peraturan itu untuk babak group.

Selanjutnya, bila ke-2 team masih tidak dapat dipisah dengan cara head-to-head (seumpama, dua pertemuan antar team selesai dengan score seimbang 0-0), baru playoff diadakan. Stadion, format, serta saatnya akan dipastikan oleh pelaksana Premier League.

Peraturan Baru di Premier League

Perubahan Lainnya
Tidak hanya peraturan, ada pula beberapa pergantian yang akan dikerjakan oleh pelaksana Premier League pada musim depan. Diantaranya adalah Video Assistant Referee (VAR) yang sering memetik pro-kontra di arena lain.

Wacana penyediaan teknologi pembantu wasit itu sebenarnya telah disuarakan semenjak awal musim 2018-2019 tempo hari. Tetapi terdapat beberapa club yang tidak setuju dengan kedatangan VAR saat itu. Tetapi selanjutnya VAR ada di Premier League.

Beberapa catatan unik akan tersaji pada musim 2019-2020 nanti. Punggawa Norwich City, Onel Hernandez, bisa menjadi pemain dari Kuba pertama yang tampil di Premier League. Ada pula delapan pertandingan yang tidak pernah diadakan di kompetisi itu sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *