Jose Mourinho Mengkritik Kepelatihan Frank Lampard

Berita Terbaru Frank Lampard mengawali langkahnya jadi pelatih Chelsea dengan hasil jelek kontra rival bebuyutannya, Manchester United. Tetapi bekas pemain Chelsea, Mario Melchiot, enggan mengkritiknya sekarang.

Chelsea langsung disandingkan dengan Manchester United dalam minggu pertama Premier League hari Minggu (11/8/2019) kemarin. Bermain di Old Trafford, mereka roboh dengan skor telak 0-4.

Cesar Azpilicueta dkk sudah sempat menguasai di 15 menit pertama. Tetapi satu kesalahan yang dilakukan oleh Kurt Zouma menyebabkan fatal serta membuat wasit menghadiahkan penalti pada Manchester United.

Marcus Rashford yang dipilih jadi pelaksana eksekusi sukses menunaikan pekerjaannya dengan baik. The Blues sudah sempat coba menyamai skor, tetapi mereka malah ditabrak tiga gol oleh anak asuh Ole Gunnar Solskjaer itu di babak ke-2.

Jose Mourinho Mengkritik Kepelatihan Frank Lampard

Enggan Mengkritik Lampard
Kritik juga langsung mengarah pada Lampard. Diantaranya hadir dari bekas pelatih Chelsea serta Manchester United, Jose Mourinho. Pria asal Portugal itu mengkritik taktik Lampard yang dinilai ‘terlalu lembut’.

Beberapa cuitan kekecewaan mulai kelihatan di bermacam sosial media. Tetapi Melchiot malas ikut serta dalam arus itu, sebab memandang masih begitu awal untuk mengomentari Lampard saat ini.

“Saya berpikir mereka mengawali permainan dengan benar-benar baik. Waktu anda ke Old Trafford, rasa-rasanya tetap dikit mempersulit, tetapi saya pikir Chelsea menggenggam kendali pada 15 atau 20 menit pertama,” tutur Melchiot pada talkSPORT.

“Tentunya, waktu penalti berlangsung, itu merubah keseluruhnya permainan. Masih begitu awal untuk mengawali perbincangan pada musim ini. Yang buruk buat Frank ialah pertandingan besar yang datang demikian cepat,” lanjut bekas pemain yang sudah pernah beroperasi di bidang pertahanan itu.

Mason Mount Jadi Permasalahan
PR besar menumpuk di depan Lampard, serta harus selesai sebelum lakoni pertandingan kontra Liverpool di ajang UEFA Super Cup hari Kamis (15/8/2019) kelak. Diantaranya ialah masalah pemain mudanya, Mason Mount.

Pemain berusia 20 tahun itu tampil bagus pada set pertama, tetapi menyiakan peluang emas pada 45 menit ke-2. Melchiot meyakini itu ialah bentuk dari minimnya pengalaman bekas pemain Derby County itu.

“Anda lihat Mount – ia mempunyai dua peluang untuk cetak gol serta itu memang dikarenakan oleh pengalaman, ia berpikir kelamaan. Kadang kelamaan ada di kotak penalti bukan hal yang baik, sebab adan ada di dua pikiran,” imbuhnya.

“Ia mempunyai dua kesempatan serta berusaha untuk memutari ketimbang menaruh kakinya ke gawang. Tetapi harapannya Frank dapat membuat beberapa pemain muda tetap termotivasi serta ia tidak membiarkan kepala mereka menunduk begitu cepat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *