Ciri-Ciri Orang Yang Senang Menunda Pekerjaan

Berita Terbaru Apakah pernah dengar istilah procrastinate atau procrastinator? Istilah ini memang jarang-jarang terdengar. Kita lebih familiar dengan arti ‘suka tunda pekerjaan’. Tunda pekerjaan memang satu rutinitas yang benar-benar jelek. Tidak hanya membuat banyak pekerjaan tidak selesai tepat waktu, dapat juga merugikan orang. Khususnya kamu yang bekerja dengan kelompok.Procastinate tidak hanya tersangkut tunda pekerjaan seperti pekerjaan atau deadline kantor saja. Dan juga pekerjaaan-pekerjaan lain seperti pekerjaan bersihkan rumah sampai tunda agenda servis motor.

Memang sih waktu tunda pekerjaan kita seolah punyai banyaknya waktu luang, tetapi banyak pula peluang yang kita buang untuk mengambil langkah lebih maju.Coba lihat beberapa rutinitas buruk berikut ini. Jangan-jangan kamu seringkali melakukan salah satunya. Yuk jauhi serta mulai bekerja lebih cepat serta tepat!

Ciri-Ciri Orang Yang Senang Menunda Pekerjaan

Menyepelekan pekerjaan besar jadi suatu yang kecil serta memandang semua gampang
Seperti diambil dari Lifehack.org, satu diantara hal yang membuat kita tunda pekerjaan ialah sebab mellihat satu pekerjaan kecil jadi pekerjaan yang berat. Jadi contoh ialah waktu bersihkan rumah. Waktu kita harus bersihkan rumah sekaligus juga seperti menyapu, mengepel lantai, gantai sprei, sampai bersihkan kamar mandi semua akan berasa berat bila ditangani dalam sehari.

Kita dapat membaginya dalam sekian waktu supaya lebih mudah. Contoh menyapu setiap pagi, mengepel lantai dua hari sekali, bersihkan kamar mandi satu minggu sekali sampai ganti sprei dua minggu sekali. Ini dapat juga diaplikasikan dalam kerjakan pekerjaan kuliah atau kantor. Bagi-bagi lah pekerjaanmu yang merasa besar itu jadi beberapa part kecil.

Terkadang, sebelum mulai mengerjakan kita telah terlebih dulu takut gagal
Siapa yang menyukai ragu-ragu dalam mengerjakan pekerjaan kuliahnya? Mungkin saja rasa ragu-ragumu itu ada sebab kamu takut gagal. Walau sebenarnya coba kerjakan saja belum. Sebab telah lebih dulu merasakan tidak berhasil, kamu jadi malas buat kerjakan tugasmu. Jangan takut coba. Gagal salah satu bentuk proses dalam belajar. Jika belum pernah gagal, kita tidak akan tahu mana yang salah serta mana yang benar.

Disiplin boleh, tetapi jangan begitu perfeksionis
Pekerjaan presentasi masih minggu kedepan. Kamu berupaya melakukannya semaksimal mungkin. Tetapi, waktu H-1 presentasi, tugasmu masihlah belum usai. Waduh, kelihatannya kamu kebanyakan poleh pekerjaan sana-sini deh. Karena, kamu ingin presentasimu prima. Pada akhirnya, kamu hanya kumpulkan data sebanyaknya serta bingung ingin masukkan yang mana. Kembali lagi pekerjaan tidak usai.

Seolah-olah kamu ingin mengerjakan semua sendirian, namun apadaya
Pagi-pagi kamu repot mengerjakan tugas, sekalian membuat nasi goreng, membuat kopi, menanti cucian kering sampai tonton TV. Pada akhirnya semua tidak ada yang usai. Duh, jangan sok dapat multi-tasking. Karena, potensi juga manusia terbatas. Ditambah lagi kamu yang terlatih tunda pekerjaan. Semestinya utamakan dahulu pekerjaan mana yang lebih penting. Lalu lakukan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *