Dampak Negatif Minuman Buah Kemasan Pada Anak, Sangat Berbahayakah?

Berita Terbaru Minuman buah kemasan yang banyak di jual untuk anak-anak nyatanya tidak banyak yang memiliki nutrisi. Laporan terakhir dari Children’s Drink Facts 2019 menemukan tidak satupun minuman manis itu sehat untuk dikonsumsi oleh beberapa anak.

Bukannya kaya gizi dari buah, minuman itu malah lebih banyak mengandung pemanis yang tidak baik untuk kesehatan. Gula yang berlebih dihubungkan dengan obesitas, diabetes, serta penyakit jantung.

Seperti yang diketahui bila pada studi ini mempelajari 34 minuman buah paket memiliki kandungan pemanis yang laku di Amerika Serikat. Hasilnya, dua pertiga minuman itu tidak memiliki kandungan juice buah fresh, walau sebenarnya produk itu memakai gambar buah segar pada kotak minuman. Walaupun ada yang memiliki kandungan jus buah segar, tetapi banyaknya tidak sampai lima persen.

“Sejumlah besar minuman manis melabeli minumannya jadi ‘sumber vitamin C yang baik’ atau ‘100 % vitamin C’ tapi mereka tidak mempunyai atau cuma mempunyai sedikit juice buah,” kata periset dari Pusat Kebijakan serta Obesitas Pangan, University of Connecticut, Jennifer Harris, dilansir Hostcoremedia dari salah satu sumber.

Dampak Negatif Minuman Buah Kemasan Pada Anak, Sangat Berbahayakah?

Sepertiga dari minuman buah itu memiliki kandungan 16 gr gula, lebih dari setengah keperluan gula harian pada beberapa anak. Beberapa minuman seperti Lemonade Minute Maid Coca-Cola memiliki kandungan makin banyak gula.

“Satu kotaknya miliki 21 gr gula. Beberapa anak tidak seharusnya konsumsi lebih dari 25 gr gula sehari,” tutur Harris.

Studi ini menemukan iklan yang masif serta menunjukkan pola hidup sehat menjadi salah satu alasan minuman buah-buahan laku manis serta di nikmati beberapa anak. Label pada minuman buah-buahan membuat orangtua berpikir minuman itu baik untuk beberapa anak mereka.

“Saya ketahui jika orangtua ingin anak-anak mereka menjadi sehat, tapi minuman manis benar-benar membingungkan buat orangtua,” papar Harris.

Tidak cuma orangtua, tetapi anak- anak umur 2-11 tahun terpapar iklan itu. Beberapa anak melihat iklan minuman manis dua kali lebih banyak dibanding iklan minuman tanpa ada gula tambahan. Jumlah iklan yang mereka lihat serta empat kali lebih banyak dibanding orang dewasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *