Ditawarkan Jadi Pelatih Timnas , Luis Milla : Tapi Saya Tidak Bisa Menjanjikan Juara

Berita Terbaru Luis Milla memperjelas jika dirinya tidak dapat menjanjikan perolehan titel juara Piala AFF 2020 bila kembali dipilih jadi pelatih Tim nasional Indonesia.

Sasaran mengantar Tim nasional Indonesia mendapatkan titel juara Piala AFF 2020 jadi salah satunya keharusan yang perlu dikerjakan Luis Milla bila kembali dipilih. Tuntutan itu diutarakan PSSI saat mengadakan pertemuan dengan Luis Milla di New World Manila Bay Hotel, Jumat (29/11/2019).

Luis Milla memberikan contoh tim-tim besar seumpama Barcelona serta Paris Saint-Germain dimana beberapa pelatihnya malas menggaransi dengan cara langsung titel juara. Pelatih berumur 53 tahun itu memperjelas cuma dapat memiliki komitmen akan sikap serta kesetiaan pada Tim nasional Indonesia serta PSSI.

“Jika ada seorang pelatih hadir serta mengatakan siap 100 % untuk memberi titel juara, berarti ia sedang berbohong. Tidak ada orang yang dapat memberikan garansi,” kata Luis Milla pada wartawan di Manila.

Ditawarkan Jadi Pelatih Timnas , Luis Milla : Tapi Saya Tidak Bisa Menjanjikan Juara

Berikan Contoh Barcelona
“Saya dapat menggaransi ke sepak bola ialah lanjutan apa yang telah dikerjakan seperti sikap serta profesionalisme. Tidak ada orang di dunia yang dapat menjanjikan keberhasilan. Lihat Barcelona, Paris Saint-Germain, serta Manchester City serta United. Tidak ada yang dapat,” tutur Luis Milla.

PSSI beralasan, sasaran Tim nasional Indonesia juara Piala AFF 2020 cukup sudah sesuai kenyataan bikin Luis Milla. Ditambah lagi sang pelatih pernah menggarap Tim nasional U-23 di SEA Games 2017 yang mana beberapa pemainnya sebagian besar sekarang bermain di level senior.

Awalnya, Luis Milla didapuk jadi pelatih Tim nasional Indonesia pada awal 2017 yang lalu, gantikan Alfred Riedl selesai Piala AFF 2016. Dia jalani pekerjaan ganda, tidak hanya menggenggam tim nasional senior level U-22 dan U-23.

Pekerjaan pertama yang dilakonin pelatih kelahiran 12 Maret 1966 itu pimpin pasukan Tim nasional Indonesia U-22 di SEA Games 2017. Waktu itu Evan Dimas dkk. cuma mendapatkan medali perunggu.

Selanjutnya, nakhoda asal Spanyol itu mengarsiteki Tim nasional Indonesia U-23 di panggung Asian Games 2018. Team Merah-Putih dibawa maju ke babak 16 besar, sebelum pada akhirnya ditaklukkan Uni Emirat Arab melalui beradu penalti.

Setelah itu kontraknya tidak diperpanjang. PSSI selanjutnya menunjuk Bima Sakti, asisten Milla untuk mengatasi Tim nasional Indonesia di tempat Piala AFF 2016, yang hasilnya sangat menyedihkan. Tim Garuda tidak berhasil meluncur ke semi-final.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *