Apa Saja Cedera Yang Menyerang Beberapa Perenang Handal?

Berita Terbaru Siapa sih yang tidak senang berenang? Ditambah lagi, waktu cahaya mentari sedang terik-teriknya, menceburkan diri ke kolam pasti akan beri kesegaran. Tetapi, ada banyak luka yang biasa berlangsung buat kamu yang menyukai berenang. Cedera apa yang dimaksud, bagaimanakah cara mengobati sekaligus juga mencegahnya? Geser layarmu ke bawah untuk mengetahui jawabannya!

Apa Saja Cedera Yang Menyerang Beberapa Perenang Handal?

Cedera leher
Saat berenang, sudah pernahkah kamu rasakan kemelut yang intensif di leher? Ini berlangsung saat kita berupaya supaya kepala masih ada di atas air saat berenang dengan gaya dada, papar situs The Central Orthopedic Group. Cedera leher juga bisa berlangsung saat kita memutar leher untuk bernapas waktu berenang dengan gaya bebas.

Untuk mencegahnya, tetap menjaga supaya kepala sejajar dengan tulang belakang. Putar semua badan untuk ambil napas serta menghindarkan cedera.

Untuk menyembuhkan, beri kompres es untuk mengurangi rasa sakit serta bengkak. Lakukan selama 15 menit tiap 3-4 jam sekali, pendapat situs Situs MD.

Cedera pundak
Tidak hanya leher, renang dapat juga membuat pundak cedera. Beberapa pergerakan renang memang menyertakan lengan serta pundak.

That’s why, pergerakan lengan yang berulang-ulang dapat mengakibatkan otot tegang serta cedera pundak dapat berlangsung. Menurut situs The Central Orthopedic Grup, tiap orang yang berenang dengan teratur akan alami ngilu pundak.

Pergerakan renang yang dapat membuat cedera pundak ialah gaya bebas. Cedera pundak punya prevalensi sekitar 40-91 %, yang mengisyaratkan jika cedera ini seringkali berlangsung. Waktu terserang cedera pundak, beristirahatlah selama 24-48 jam sambil mengompres pundak dengan es serta minum obat anti inflamasi, pendapat situs Coastal Orthopedics.

Cedera lutut
Tidak hanya leher serta pundak, lutut dapat juga cedera, lho! Waktu berenang dengan gaya dada, kita mengandalkan kaki untuk meningkatkan kecepatan badan di air.

Saat kemelut bertambah, gaya yang dibuat akan membuat lutut cedera, papar situs PhysioRoom. Gejalanya adalah ngilu lutut, pembengkakan dan rasa sakit yang tajam di lutut.

Berdasar survey pada 36 olahragawan renang, 86 % salah satunya mengaku jika pernah merasakan cedera di lutut. Untuk mengobatinya, kompres lutut dengan es minimal 2 kali sehari, pendapat situs The Central Orthopedic Grup. Sementara, untuk mencegah, jangan berenang dengan gaya dada saja, gabungkan dengan style lain.

Infeksi telinga
Habiskan waktu sepanjang hari di kolam renang memang menyenangkan. Tetapi, berenang dapat membuat telinga alami infeksi! Infeksi ini mengubah kulit yang menutupi saluran telinga bagian luar, yaitu bagian yang ke arah gendang telinga, tutur situs Medical News Today memberikan keterangan.

Tanda-tanda yang dapat dikenal ialah telinga luar serta aliran telinga memerah serta membengkak, telinga keluarkan nanah yang berbau, telinga jadi iritasi serta gatal dan kelenjar getah bening membengkak. Dokter akan memberikan obat tetes telinga yang memiliki kandungan asam astringen, kortikosteroid serta antibiotik.

Kram otot
Hampir tiap orang yang hobi renang tentu pernah merasakan kram. Kram dapat terjadi kapan juga dengan waktu yang beragam, di antara beberapa menit sampai 15 menit, jelas situs PhysioRoom. Bagian yang biasa terserang kram ialah lengan serta kaki. Ini berlangsung saat otot mendadak tegang, berkontraksi serta tidak santai.

Tanda-tanda yang dapat dikenal ialah otot yang tiba-tiba kaku serta kencang dan ngilu serta susah bergerak di ruang yang terserang. Untuk menahan kram, yakinkan kita tetap melakukan pemanasan serta pendinginan sebelum dan setelah olahraga. Diluar itu, menjaga diri supaya masih terhidrasi sebelum melakukan aktivitas fisik yang keras.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *