Apa Saja Penyakit Yang Suka Menyerang Kelinci?

Berita Terbaru Siapa juga tentu gemas waktu lihat kelinci. Matanya yang bulat, bulunya yang halus dan hidung serta telinganya yang bergerak akan membuatmu jatuh hati. Tetapi, sama seperti dengan hewan peliharaan lain, kelinci rawan terkena penyakit. Lantas, penyakit apapun yang terbanyak dirasakan oleh kelinci? Dan bagaimanakah cara menanganinya? Geser layarmu ke bawah untuk mengetahuinya!

Apa Saja Penyakit Yang Suka Menyerang Kelinci?

Gigi yang tumbuh berlebihan
Tahukah kamu jika kelinci punya gigi sejenis hypsodont yang akan terus-terusan tumbuh? Tidak cuma kelinci, dan juga marmut serta kuda, papar situs The Spruce Pets. Tidak sama dengan manusia yang punya gigi sejenis brachydont alias gigi pendek. Gigi kelinci memiliki mahkota tinggi dan enamel memanjang melalui garis gusi.

Umumnya, kelinci akan menjaga giginya supaya tidak tumbuh panjang dengan mengunyah tanaman berserat. Ini berperan untuk mengurangi gigi depan agar tidak tumbuh begitu panjang.

Sebagai pemilik, kita dapat minta pertolongan dokter hewan untuk memangkas giginya. Jika dibiarkan, ini dapat menyebabkan permasalahan lain, seperti kehilangan nafsu makan, trauma pada gusi serta mulut dan kematian!

Pasteurellosis
Penyakit ini dikarenakan oleh bakteri Pasteurella multocida serta dapat menyebar dari kelinci yang sakit pada kelinci yang sehat. Bakteri ini mengakibatkan keluarnya cairan pada mata, bersin, mata kemerahan serta menyipitkan mata, tutur situs Vet West Animal Hospital. Telinga juga dapat terinfeksi, menyebabkan abses serta infeksi rahim!

Untuk mengobatinya, dokter akan memberi antibiotik pada kelinci. Bila ada abses, karena itu dokter akan merekomendasikan untuk dibedah.

Sementara, sebagai langkah pencegahan, kurangi depresi serta karantina kelinci baru sebelum dikombinasi dengan kelinci yang lain. Diluar itu, jaga kebersihan kandang kelinci setiap saat.

Gumpalan rambut
Tidak cuma kucing, kelinci dapat juga membuahkan gumpalan rambut alias hairball. Ini berlangsung saat kelinci menjilat tubuhnya, lalu rambutnya tidak menyengaja tertelan ke skema pencernaannya, jelas situs Pets One. Harusnya, kelinci dapat memuntahkan gumpalan rambut ini, bila tidak, maka jadi penghambat di usus kelinci.

Jika tidak dimuntahkan, akan muncul gejala-gejala. Seperti kesusahan makan, lesu serta capek. Jalan paling paling akhir untuk keluarkan hairball dengan operasi. Tetapi, kamu dapat mencegahnya dengan menyikat rambutnya dengan teratur serta memberikan makanan yang tinggi serat dan rendah karbohidrat, pendapat situs The Spruce Pets.

Tungau telinga
Tungau menjadi permasalahan di banyak hewan peliharaan, terhitung kelinci. Tungau ialah parasit yang tumbuh di telinga kelinci serta dapat mengakibatkan infeksi dan membuat telinga jadi kotor karena penimbunan kerak, jelas situs Pets One. Gejalanya adalah kelinci terus-terusan menggaruk telinga serta menggelengkan kepala karena gatal.

Hal pertama yang perlu dilakukan ialah membersihkan telinga kelinci. Lalu, dokter akan memberi minyak khusus yang diteteskan di telinga kelinci untuk membunuh tungau.

Sebagai langkah pencegahan, pemilik harus teratur membersihkan telinga kelinci dengan kain lembut yang sudah ditetesi oleh baby oil. Jangan pakai cotton bud, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *