Apakah Aura Barcelona Beralih Seketika Saat Dilatih Quique Setien ?

Berita Terbaru Pelatih baru Barcelona, Quique Setien, adalah satu orang yang betul-betul pas dengan filosofi Blaugrana. Setien ialah pengagum Johan Cruyff serta sepak bolanya yang membuat jati diri Barca sampai sekarang.

Walau tidak pernah bermain atau melatih Barcelona, gaya sepak bola Setien demikian seperti dengan gaya bermain Barca. Ia memberikan bukti bersama dengan Las Palmas serta Real Betis, yang membuat menarik perhatian dewan direksi klub.

Setien tetap menyukai sepak bola indah, kontrol, perebutan bola, mendesak musuh, gabungan tiga bek, serta aliran perubahan posisi. Intinya, ia tidak suka memainkan sepak bola membosankan cuma untuk kemenangan. Apa yang akan dibawa Setien untuk Barcelona?

Apakah Aura Barcelona Beralih Seketika Saat Dilatih Quique Setien ?

Kembali pada Akarnya
Sebagian besar kualitas sepak bola Setien itu sudah diaplikasikan Barcelona, baik di masa Johan Cruyff atau Pep Guardiola. Dua tim ini tetap jadi tolok ukur keberhasilan Barcelona dibawah pelatih-pelatih selanjutnya.

Buat Setien, sepak bola ialah masalah perebutan bola. Kemungkinan ia tidak betul-betul dapat membuat permainan tiki-taka seperti Barca masa Pep, tetapi mereka akan masih coba menguasai bola.

Berarti, Barca akan kembali pada akar permainan mereka, kembali pada jati diri asli. Style bermain ini sempat sedikit beralih di masa Valverde, sekarang akan kembali di tangan Setien.

“Bila Anda menguasai bola maka lawan tidak bisa cetak gol terkecuali bila Anda cetak gol bunuh diri,” kata Setien pada Marca waktu lalu.

Belajar dari Guardiola
Perjalanan profesi Setien jadi pelatih tidak betul-betul gampang. Ia mengawali dengan melatih Racing Santander, lantas sempat melatih tim nasional Guinea Khatulistiwa, sebelum kembali pada Spanyol untuk mengatasi Logrones, Lugo, Las Palmas, serta Real Betis.

Di Las Palmas-lah Setien pertama-tama diketahui jadi pelatih mempunyai potensi. Ia dapat membuat team yang mainkan sepak bola indah, walau sebenarnya dengan formasi pemain sekadarnya.

Usaha keras Setien ini selanjutnya menarik perhatian Real Betis. Ia keluar ke Betis, membimbing mereka tembus Liga Europa pada musim pertama, tetapi turun mencolok pada musim kedua.

Semenjak tinggalkan Betis, Setien seringkali belajar serta berjumpa dengan Pep Guardilola untuk lihat latihan Manchester City. Sekarang, di umur 61 tahun, ia memperoleh peluang besar mengatasi Barca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *