Apa Saja Jenis-Jenis Terapi Mental ?

Berita Terbaru Akhir-akhir ini, beberapa orang yang memiliki permasalahan mental serta membuat hidup penuh kecemasan serta keresahan. Ini perlu diselesaikan supaya tidak merusak kebahagiaan hidup serta hubungan sosial dengan orang lain. Terkadang, pasien mental illness tidak mengerti tipe terapi apa yang sebaiknya dilakukan.

Beberapa gejala yang berlangsung butuh dibedakan agar bisa mengatasi permasalahan mental dengan pas. Ada banyak tipe terapi mental yang dapat dikerjakan dalam menangani permasalahan mental yang dirasa. Untuk memudahkanmu menahan mental illness, berikut beberapa terapi mental yang perlu kamu ketahui.

Apa Saja Jenis-Jenis Terapi Mental ?

Terapi CBT untuk stres serta kekhawatiran
CBT atau Cognitive Behavioral Terapi ialah terapi mental yang mengatasi permasalahan kekhawatiran serta stres. Satu orang yang menyukai berpikiran negatif yang terlalu berlebih butuh diberi therapy CBT. Menurut NHS, CBT dilatarbelakangi oleh keterikatan di antara pemikiran, perasaan, khayalan serta tindakan yang dapat dikuasai oleh pikiran negatif.

Dalam terapi ini, pasien dilatih untuk mengutarakan semua permasalahannya dengan bicara. Pakar psikologi akan mengubah sudut pandang pasien supaya pulih dari depresinya. Therapy CBT telah dapat dibuktikan bisa menangani beberapa permasalahan mental yang lain.

Terapi ACT untuk keresahan persisten
ACT atau Acceptance And Commitment Terapi ialah terapi mental yang mengatasi permasalahan kekhawatiran persisten. ACT menolong pasien yang mempunyai permasalahan kecemasan berlebihan agar hidup dengan normal tanpa pemikiran salah yang membatasinya.

Menurut Psychology Today, therapy ACT dikerjakan lewat kesadaran pasien dengan memberikan jika kebahagiaan serta kesejahteraan bisa diraih dengan menangani pemikiran serta perasaan negatif. Dalam therapy ini juga kamu di ajarkan untuk memiliki komitmen mengubah mental.

Terapi psikoanalisis untuk fobia, obsesi sampai kompulsi
Terapi psikoanalisis ialah salah tipe therapy yang berpusat pada alam sadar serta tidak sadar. Menurut Real Sederhana, satu orang yang sudah jalani therapy mental dalam satu tahun butuh mencoba terapi psikoanalis. Pasien dengan permasalahan fobia, kompulsi, pikiran negatif serta obsesi diberi terapi psikoanalis oleh seorang pakar psikologi atau pekerja sosial yang sudah berlisensi.

Pasien dibawa berdiskusi dengan flashback pengalaman hidup yang sudah dirasakannya dengan menimbulkan pengalaman waktu kecil yang masih diingat dalam alam bawah sadarnya. Terapis akan menolong pasien untuk mengatur pikiran sadar serta tidak sadarnya.

Terapi DBT untuk permasalahan ketagihan serta keinginan ingin bunuh diri
DBT atau Dialectical Behavioral Terapi salah satu tipe terapi untuk mengatasi permasalahan ketagihan serta pemikiran ingin bunuh diri. Terapi ini dikerjakan dengan menyatukan terapi individu serta terapi kelompok. DBT berpusat pada penataan emosi, perhatian serta ketrampilan pasien.

Menurut Webmd, DBT mengolah pengalaman hidup pasien serta mengubahnya supaya tidak bertindak yang mengakibatkan kerusakan diri kita. Beberapa orang yang mempunyai kepribadian tingkat dengan emosi yang terlalu berlebih, kecanduan pada suatu hal, pikiran negatif serta tindakan ingin bunuh diri membutuhkan perawatan terapis DBT untuk mengubah pola pikirnya.

Nah, bila kamu merasakan ada yang tidak beres dengan keadaan mentalmu, jangan self diagnose dahulu, ya. Selekasnya jumpai psikolog atau psikiater supaya kondisimu lebih baik dan tahu langkah penyembuhan yang pas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *