Mengapa Berat Badan Sering Naik Pada Wanita Ketika Sedang Datang Bulan ?

Berita Terbaru Buat beberapa wanita menstruasi ialah saat-saat yang melegakan sekaligus juga sering menjengkelkan. Masalahnya waktu menstruasi ini seringkali memunculkan beberapa keluhan lain. Seolah rasa ngilu karena kram perut tidak cukup, berat tubuh ikut juga naik waktu menstruasi. Duh!

Jika sudah begini, kamu juga kemungkinan merasakan gelisah. Di satu bagian, kamu merasakan sebal bila ngidam makanan khusus tidak dituruti. Di sisi lain, kamu bertambah sebal saat menyadari jika angka di timbangan terus melesat naik. Ugh!

Mengapa Berat Badan Sering Naik Pada Wanita Ketika Sedang Datang Bulan ?

Ada sekitar 150 gejala
Sebuah riset medis mengenali sekitar 150 tanda-tanda yang dialami oleh wanita di waktu menjelang menstruasi. Beberapa di antaranya ialah mengidam makanan khusus, penyimpanan air, serta badan yang merasa ‘bengkak’.

Tentu saja, tanda-tanda itu juga membuat kamu juga merasakan berat badan menjadi naik. By the way, 150 tanda-tanda itu sangat banyak loh!

Perkembangan nafsu makan di babak luteal
Kamu kemungkinan telah mengerti benar terdapatnya perkembangan nafsu makan waktu menstruasi. Kamu jadi seringkali ngidam, makin banyak makan, serta berbuntut pada berat tubuh yang makin bertambah.

Beberapa studi memperlihatkan jika wanita condong mengonsumsi kalori lebih banyak waktu dalam babak luteal. Ini berlangsung sesudah ovulasi serta berjalan sampai hari pertama menstruasi dengan supremasi hormon progesteron. Nah, hormon ini menyebabkan nafsu makan.

Disamping itu, satu studi di tahun 2016 menunjukkan jika wanita condong konsumsi makin banyak protein pada babak luteal. Wanita yang sedang menstruasi menyalahkan banyak hal seperti mengidam makanan khususnya untuk tipe makanan, baik yang manis atau asin.

Retensi air serta badan terasa bengkak
Retensi air ialah keadaan waktu cairan badan yang terlalu berlebih menimbun di pada tubuh, baik di skema peredaran darah atau di jaringan serta rongga badan. Jika sudah begini, kembung serta bengkak khususnya di ruang perut, lengan, serta kaki juga jadi tidak terhindar.

Berlangsungnya penyimpanan air serta garam pada periode menstruasi tidak lain dikarenakan oleh progesteron. Hormon ini aktifkan hormon aldosteron yang membuat ginjal meredam air serta garam. Tetapi kabar baiknya, penyimpanan ini tidak berarti terdapatnya penambahan berat tubuh yang relevan.

Angka rerata untuk kenaikan berat tubuh
Walau pada umumnya tidak ada kenaikan relevan, bukan bermakna kamu benar-benar tidak kemungkinan alami menambahkan berat tubuh waktu menstruasi. Namun, tidak ada angka tentu berapakah standard kenaikan yang berlangsung.

Sebagian orang mungkin tidak akan merasakan, tapi beberapa yang lain mungkin saja sampai sampai kenaikan sampai 2 kg. Kembali lagi, kabar baiknya, kenaikan berat tubuh seperti ini juga umumnya berlangsung dengan temporer waktu ada dalam babak luteal. Biasanya demikian masuk waktu menstruasi, berat tubuh akan kembali seperti sebelumnya.

Tanda-tanda PMS yang lain yang wajar
Tidak hanya yang telah disebut awalnya, menstruasi mempunyai gejala-gejala lain baik dengan fisik atau psikis sebagai berikut.

-Sulit berkonsentrasi
-Menarik diri dari lingkungan sosial
-Rasa sakit serta ngilu
-Sakit kepala
-Mudah marah serta jengkel
-Pencernaan bermasalah
-Insomnia
-Tidur jadi lebih banyak
-Nyeri perut
-Gangguan kecemasan
-Depresi

Menghindari kenaikan berat tubuh dengan diet
Jika kamu merasakan khawatir berat tubuh jadi tidak teratasi waktu menstruasi, karena itu harus ada strategi spesial yang dikerjakan. The American College of Obstericians and Gynecologists mereferensikan untuk kurangi dampak PMS itu dengan beberapa cara sebagai berikut.

-Makan karbohidrat kompleks untuk mengurangi mood swings serta ngidam
-Makan makanan yang kaya kandungan kalsium seperti yogurt serta sayuran hijau
-Mengurangi mengonsumsi lemak, garam, serta gula
-Menghindari atau membatasi minuman berkafein atau beralkohol
-Makan dengan jumlahnya lebih sedikit tapi frekuensi lebih banyak untuk menjaga kestabilan kadar gula darah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *