Macam-Macam Penyakit Kejiwaan Yang Tidak Kita Sadari

Berita Terbaru Seringkali kita mendeskripsikan karakter seseorang dari apa yang mereka kerjakan. Contohnya dari rutinitas mereka atau dari aksi mereka. Tetapi bagaimana jika sebetulnya ada arti besar di baliknya?

Psikoterapis Amerika, Aaron T. Beck serta Arthur Freeman mendeskripsikan rahasia temperamen manusia dimana ada penyakit mental yang seringkali dipandang sepele hanya sebagai kebiasaan buruk, walau sebenarnya nyatanya ada arti besar di baliknya.

Macam-Macam Penyakit Kejiwaan Yang Tidak Kita Sadari

Minimnya tanggung jawab
Kelompok ini meliputi beberapa orang yang tetap ingin mempunyai lebih banyaknya waktu untuk istirahat serta lebih sedikit pekerjaan. Tentunya, itu ialah kemauan manusia yang paling umum tetapi sebagian orang terus merasakan kurang serta terus merasakan memerlukan lebih. Penyakit ini disebutkan antisocial personality disorder.

Beberapa gejala lain yang mengisyaratkan jika kelengahan ini bukanlah sebatas rutinitas jelek tetapi telah jadi penyakit mental ialah kemauan untuk hidup dari usaha keras orang lain, seringkali berhenti kerja tanpa rencana masa depan yang pasti sampai seringkali lakukan pembelian yang tidak diperkirakan.

Seringkali menunda-nunda
Kelompok ini terhitung beberapa orang tidak ingin ikuti ketentuan yang berada di warga. Ini diutarakan dengan seringkali menahan-nahan pekerjaan.

Sedikit menahan-nahan pekerjaan di sekolah atau perguruan tinggi ialah hal yang normal serta tak perlu cari penyakit di dalamnya. Tetapi, seringkali menahan-nahan itu dapat bertumbuh jadi penyakit mental yang diberi nama passive-aggressive personality disorder jika dibarengi beberapa gejala misalnya:

Tanggapan yang benar-benar tidak kenakan waktu disuruh untuk beraktivitas yang biasa meskipun sedikit mempersulit seperti membuang sampah, membersihkan kandang hewan peliharaan atau sekadar membersihkan piring. Kecepatan kerja yang benar-benar lambat serta kualitas yang buruk. Tidak dapat terima pendapat yang bermanfaat dari orang sekitar mengenai langkah membuat pekerjaan jadi lebih baik serta lebih cepat.

Tidak sabaran serta impulsif
Seseorang yang tidak dapat mengatur emosi mereka mempunyai efek tinggi menanggung derita borderline personality. Gejala-gejalanya dapat berbentuk hubungan persahabatan serta percintaan yang tidak konstan, pengeluaran yang impulsif, mengemudi dengan tidak berhati-hati sampai seringkali hampir kecelakaan sampai perkembangan situasi hati tanpa ada fakta yang pasti serta rasa jemu yang akut

Seringkali memarahi diri sendiri
Sindrom ini dalam psikologi disebutkan avoidant personality disorder. Panic attack, stres, serta masalah tidur dapat ada dalam beberapa kasus yang telah kronis. Mengomentari diri kita benar-benar sangat menolong dalam dosis kecil serta menggerakkan kita untuk dapat lebih meningkatkan diri sendiri. Tetapi ini beresiko buat kesehatan mental jika dilakukan dalam jumlahnya yang berlebihan.

Sering curiga
Kita dapat merasakan paranoid dari sekian waktu serta itu cukup normal. Tapi sebagian orang alami paranoid dengan dosis yang begitu tinggi sampai mereka lakukan beberapa aksi untuk hilangkan ketakutan mereka.

Mereka dapat meretas account sosial media sampai serta sewa detektif swasta. Satu orang yang kecurigaannya membuat mereka bertindak putus harapan semacam itu bisa saja menanggung derita paranoid personality disorder.

Benar-benar bergantung pada orang
Menjadi bergantung pada rekan-rekan dekat serta bagian keluarga ialah ciri dari semua mamalia terhitung manusia. Benar-benar normal tergantung pada seorang lain, tetapi ketergantungan yang terlalu berlebih ini disebutkan dependent personality disorder. Orang dengan penyakit mental ini alami kesusahan atau serta ketakmampuan untuk bikin ketetapan tanpa ada memperoleh kesepakatan dari orang yang padanya dia tergantung.

Perfeksionis
Seseorang yang begitu perfeksionis bisa saja sedang diperjalanan menjadi pasien obsessive-compulsive personality disorder (OCD). Orang dengan penyakit ini kemungkinan sebelumnya berupaya penuhi kemauan warga atas dianya hingga dia berupaya untuk terus sempurna. Ini pada akhirnya bertumbuh sampai jadi kesukaannya untuk dapat lihat segala hal dengan sempurna.

Apakah kamu pernah menghadapi kondisi dimana kepribadianmu mencegahmu untuk menjalani kehidupan normal? Jika masih ada dalam batas yang lumrah, bisa saja itu hanya rutinitas burukmu. Tetapi jika kamu merasakan hal itu benar-benar mengganggu, jangan enggan untuk pergi mencari pertolongan profesional sebelum tanda-tanda itu semakin kronis ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *