Rutinitas Yang Dipandang Merugikan Namun Justru Menguntungkan

Berita Terbaru Kebiasaan buruk apa saja yang kamu ketahui tapi sering kamu lakukan? Mengonsumsi makanan manis berlebihan, baca buku sambil tiduran, dan tidak mencuci tangan setelah buang air adalah beberapa di antaranya. Mereka dijuluki sebagai kebiasaan buruk karena memiliki dampak negatif untukmu atau bahkan kesehatanmu. Namun ternyata ada sejumlah kebiasaan yang ternyata tidak seburuk yang kamu bayangkan. Kira-kira apa saja ya? Berikut ulasannya :

Rutinitas Yang Dipandang Merugikan Namun Justru Menguntungkan

Memakai deodoran
Diisukan jika menggunakan deodoran bisa meningkatkan risiko kanker payudara. Rumor tersebut dipicu oleh adanya zat aluminium dan paraben yang diduga terkandung di dalamnya. Apakah pernyataan ini benar? Sebenarnya efek bahan kimia dari deodoran terhadap tubuh masih diselidiki lebih lanjut.

Namun sudah ada sejumlah studi yang mematahkan pernyataan tersebut. Salah satunya adalah riset yang diterbitkan oleh PubMed Central di tahun 2003, peneliti mengatakan bahwa kanker payudara dan deodoran tidak memiliki kaitan apa pun. Justru penggunaan deodoran disarankan terutama untuk orang yang memproduksi keringat berlebih.

Minum bir
Bir sering kali dituding sebagai minuman yang menyebabkan berbagai macam penyakit. Memang benar, ada sejumlah masalah yang bisa ditimbulkan oleh terlalu banyak minum bir. Di antaranya adalah kanker lambung, tekanan darah tinggi, hingga kerusakan hati.

Namun di balik semua itu, minuman memabukkan tersebut memiliki manfaat lho untuk kesehatan. Dilansir dari Nutrition Advance, bir bisa meningkatkan kadar kolesterol baik, menurunkan risiko penyakit diabetes, batu ginjal, dan penyakit jantung.

Mandi hanya sekali sehari
Mandi biasa dilakukan untuk mencegah bau badan, menyegarkan tubuh, dan membersihkan bakteri. Karena sudah terbiasa melakukannya tiap hari, melewatkan satu kali atau sehari tanpa mandi terdengar jorok. Kenyataannya, terlalu sering membersihkan tubuh pun tidak baik untuk kesehatan.

Menurut riset yang dilakukan oleh University of Utah’s Genetic Science Centre, kebiasaan tersebut bisa menghilangkan mikrobioma. Ia adalah bakteri dan sel tubuh yang baik untuk menjaga sistem imun. Tidak hanya itu, terlalu sering mandi juga bisa menghilangkan sebum, sehingga kulit menjadi kering.

Stres
Hampir semua artikel kesehatan menyuruhmu untuk berhenti stres terhadap semua hal yang kamu hadapi. Ini ada benarnya mengingat bahwa stres yang berkepanjangan bisa memengaruhi kesehatan fisik. Di sisi lain, stres juga bisa membawa kebaikan untuk tubuhmu lho. Bagaimana bisa seperti itu?

Studi dari University of Berkeley tahun 2013 menunjukkan bahwa stres akut (yang terjadi dalam jangka waktu pendek) bisa meningkatkan performa otak. Ini terjadi karena hormon kortisol yang diproduksi ketika kamu stres bisa memicu kewaspadaan. Walaupun begitu kamu harus ingat untuk tidak membiarkannya berlarut-larut ya!

Makan telur setiap hari
Telur pernah dianggap sebagai makanan yang buruk untuk kesehatan jantung karena kandungan kolesterolnya yang cukup tinggi. Nyatanya, riset dari American Journal of Clinical Nutrition tahun 2016 menemukan bahwa konsumsi telur setiap hari tidak berkaitan sama sekali dengan risiko penyakit jantung.

Namun kamu harus berhati-hati, telur mengandung lemak jenuh yang tidak baik untukmu. Jumlah maksimal yang bisa kamu konsumsi dalam sehari adalah tiga butir. Jika lebih dari itu, tingkat kolesterol jahat di tubuh kemungkinan akan meningkat.

Mengunyah permen karet
Permen karet memang mengandung gula yang sering kali dihindari karena tidak baik untuk kesehatan. Bagi sebagian orang, mengunyah permen karet juga dianggap tidak sopan. Namun jangan salah, ternyata ada sejumlah manfaat kesehatan yang bisa kamu dapatkan darinya.

Studi dari Cardiff University menunjukkan bahwa kebiasaan tersebut bisa meningkatkan fokus dan konsentrasi. Aktivitas mengunyah bisa meningkatkan aliran darah menuju otak, terutama bagian hippocampus. Efek jangka panjang dari hal ini adalah peningkatan kemampuan memori.

Mengumpat
Segala macam umpatan baik yang berbahasa Indonesia hingga bahasa asing terlontar dari mulut ketika menghadapi situasi yang mengesalkan. Mengumpat memang kebiasaan yang tidak sopan untuk dilakukan terutama jika kamu sedang berada di tempat umum atau situasi yang formal.

Nyatanya sains membuktikan bahwa ada manfaat yang akan kamu dapatkan ketika mengumpat. Riset Keele University in Staffordshire di tahun 2018 menunjukkan bahwa ketika melontarkan kata kasar, tubuh akan lebih kebal terhadap rasa sakit.

Nyatanya semua yang dilakukan berlebihan tidak akan membawa manfaat apa-apa untuk dirimu. Yuk mulai sekarang kita harus bisa mengontrolnya. Semoga artikel ini bermanfaat untukmu ya !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *