Dampak Meminum Alkohol Secara Berlebihan

Berita Terbaru Pada tahun 2006-2010, kira-kira 88 ribu kematian setiap tahun di Amerika akibat minum alkohol berlebihan, dikutip dari laman Centers for Disease Control and Prevention. Selain itu, minum alkohol berlebihan bertanggung jawab atas 1 dari 10 kematian pada orang dewasa berusia 20-64 tahun. Selain memicu kematian, ada beberapa penyakit yang bisa menimpa para pecandu alkohol, apa saja? Berikut ulasannya :

Dampak Meminum Alkohol Secara Berlebihan

Mengganggu sistem pencernaan
Ternyata, minum minuman alkohol berlebihan bisa memicu gangguan pada sistem pencernaan. Seperti mulas, radang selaput perut (gastritis) hingga refluks asam, terang laman Medical News Today. Efek toksik terjadi ketika alkohol memasuki saluran pencernaan.

Yang lebih mengerikan, kerusakan pada sistem pencernaan akan menyebabkan pendarahan internal. Selain itu, alkohol juga bisa mengganggu sekresi asam lambung serta mengganggu gerakan otot di usus.

Pankreatitis
Sekitar 70 persen kasus pankreatitis atau radang pankreas terjadi pada orang-orang yang rutin meminum alkohol dalam jumlah banyak, jelas laman Medical News Today. Penderita pankreatitis kronis mengalami peradangan pankreas terus-menerus serta memicu kerusakan permanen, ungkap Harvard Health Publishing.

Mengapa peradangan ini bisa terjadi? Ini disebabkan oleh aktivitas kimia di pankreas akibat minum minuman beralkohol. Apabila pankreas mengalami kerusakan, maka akan timbul gangguan pencernaan, gangguan produksi insulin serta penyerapan nutrisi.

Osteoporosis
Percaya atau tidak, alkohol bisa menyebabkan osteoporosis? Faktanya, konsumsi alkohol dalam jumlah banyak di masa remaja dan dewasa muda akan memengaruhi kesehatan tulang, tutur laman Medical News Today. Dan ini bisa meningkatkan risiko osteoporosis atau kehilangan massa tulang di usia tua.

Penjelasannya, alkohol mengganggu keseimbangan kalsium, produksi vitamin D serta berpotensi melemahkan struktur tulang. Akan semakin parah jika kamu seorang peminum alkohol berat sekaligus perokok karena akan mempercepat osteoporosis, tegas dr. Primal Kaur, spesialis osteoporosis dari Temple University Health System, Philadelphia melalui laman Web MD.

Masalah pada jantung dan sistem kardiovaskular
Minum minuman alkohol berlebihan berkaitan erat dengan komplikasi kardiovaskular, seperti tekanan darah tinggi, angina dan meningkatkan risiko gagal jantung, jelas laman Medical News Today. Alkohol bisa memicu pelepasan hormon tertentu yang menyempitkan pembuluh darah.

Parahnya lagi, minum minuman alkohol berlebihan bisa memicu stroke! Ini terjadi karena peningkatan tekanan darah dan aktivasi trombosit. Akibatnya, ini bisa memicu stroke iskemik. Minuman beralkohol juga bisa melemahkan otot jantung sehingga tidak bisa memompa darah secara efisien, ujar laman Drink Aware.

Gangguan hati
Hati sangat berisiko rusak karena alkohol melalui proses metabolisme di hati. Alkohol akan dimetabolisme menjadi asetaldehida, zat yang beracun dan karsinogenik, ungkap laman Medical News Today. Selain itu, alkohol bisa mengubah metabolisme serta menumpuk kelebihan lemak di hati.

Alkohol bisa merusak jaringan parut serta menjadikannya keras dan modular. Ini dikenal sebagai sirosis hati. Apabila hati tidak bisa melakukan fungsinya dengan baik, maka akan memicu kegagalan organ lain dan menyebabkan kematian.

Melemahkan sistem kekebalan tubuh
Alkohol bisa menyebabkan perubahan dan penurunan sel darah merah, sel darah putih serta trombosit. Akibatnya, tubuh rentan dengan penyakit menular seperti TBC, pneumonia, infeksi HIV hingga COVID-19 seperti sekarang, tutur laman Medical News Today.

Sementara, menurut laman Recovery Ways, alkohol memengaruhi mikroba usus yang sehat yang berinteraksi dengan sistem kekebalan tubuh. Dampaknya, penghalang usus terganggu dan semakin banyak bakteri jahat yang masuk ke darah.

Merusak otak
Dan alkohol bisa mengganggu fungsi kognitif, mengubah reseptor otak dan neurotransmiter serta memengaruhi suasana hati, reaksi dan emosi seseorang, ujar laman Medical News Today.

Kemudian alkohol bisa menimbulkan kesulitan memproses informasi dan memengaruhi ingatan. Sementara, menurut National Institute of Alcohol Abuse and Alcoholism, kerusakan otak akibat alkohol bisa membuat seseorang kesulitan berjalan, pandangan kabur, waktu reaksi melambat dan bicara tidak jelas.

Demikianlah beberapa penyakit yang disebabkan oleh minum minuman alkohol secara berlebihan. Yuk mulai sekarang hindari kebiasaan buruk ini !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *