Tips Menjaga Area Kewanitaan Agar Tetap Sehat

Berita Terbaru Umumnya organ intim wanita memiliki aroma alami yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Bila diperhatikan pun, kamu tentu menyadari bahwa ada yang berbeda dari aroma organ intim wanita saat dia sedang berada di beberapa fase seperti, seperti ketika menstruasi dan tidak.

Namun, ada kalanya terutama bagi kamu seorang wanita yang telah berpasangan tentu menginginkan vagina dengan aroma yang lebih menyegarkan, bukan? Tenang saja,ada cara alami yang bisa dilakukan dengan menjalani rutinitas-rutinitas sehat berikut ini :

Tips Menjaga Area Kewanitaan Agar Tetap Sehat

Minum air putih yang cukup setiap harinya
Urin akan menjadi bersifat lebih asam yang berdampak pada aroma tak sedap pada vagina saat kamu dehidrasi. Sebaliknya, saat tubuh terhidrasi dengan baik, racun dalam tubuh akan lebih maksimal dikeluarkan dari tubuh dan mencegah terjadinya aroma tak sedap pada vagina.

Standar yang dibutuhkan untuk menghidrasi tubuh dengan baik adalah minum delapan gelas air mineral setiap harinya. Namun, kebutuhan ini bisa jadi terlalu banyak atau bahkan terlalu sedikit bagi setiap orang tergantung dari aktivitas serta kecepatan metabolisme tubuhnya. Adapun salah satu cara untuk melihat apakah kamu terlalu banyak atau terlalu sedikit minum air adalah dengan mengamati warna urine yang dihasilkan.

Memakai celana dalam berbahan katun
Celana dalam yang ketat dan bahan yang tidak cukup breathable akan membuat keringat jadi terperangkap sehingga membuat vagina pun jadi beraroma tak sedap. Jadi bila kamu masih suka mengenakan celana dalam berbahan satin atau sejenisnya yang justru memerangkap keringat dan sisa urine yang mungkin ada, gantilah dengan bahan katun. Tak lupa, ganti pula celana dalam yang kamu kenakan setidaknya dua kali sehari.

Selain itu, hindari pula mengenakan thong apalagi dalam waktu yang terlalu lama sekalipun jenis yang satu ini memang seksi. Pasalnya, bagian belakang thong yang hanya berupa tali tersebut justru dapat menyebarkan bakteri dari bagian anal ke vagina. Ujung-ujungnya, aroma tak sedap juga akan muncul.

Rutin mencukur rambut area organ intim
Rambut kemaluan dapat memerangkap kelembapan dan keringat. Bakteri yang berkumpul di area tersebut pun pada akhirnya akan kontak dengan keringat sehingga menimbulkan aroma yang tidak sedap. Adapun aroma yang muncul biasanya seperti cuka atau amonia.

Potong atau cukurlah rambut kemaluan secara berkala. Setidaknya, kamu bisa tetap membiarkan rambut kemaluan sepanjang 1-2 mm atau sedikit lebih panjang sesuai kenyamananmu.

Usahakan agar organ intimmu tetap kering
Lingkungan yang lembap adalah lingkungan favorit bagi bakteri untuk tumbuh dan berkembang. Karena itu, pastikan kamu selalu menjaga vagina dalam keadaan kering setiap saat.

Selepas mandi atau membersihkannya usai buang air kecil, pastikan kamu mengeringkan area genital dengan sempurna. Gunakan tisu toilet bersih dan keringkan secara perlahahan agar tak melukai kulit di area tersebut.

Konsumsi buah-buahan
Beberapa makanan terbukti dapat membuat vagina beraroma sedap. Adapun kebanyakan jenis makanan ini berasal dari buah-buahan yang kaya akan kandungan vitamin C seperti nanas, jeruk, anggur, apel, dan semangka. Bahkan, hasil yang didapat pun relatif instan, lho!

Di samping itu, vitamin C juga sangat berperan penting dalam menjaga kesehatan vagina karena kandungan antioksidan serta disinfektan alaminya yang kuat. Kandungan asam tubuh menghilangkan toksin dari tubuh sehingga vagina pun jadi lebih fresh.

Juahi makanan-makanan ini
Beberapa jenis bahan seperti bawang putih, bawang bombai, asparagus, dan sebagainya mempunyai aroma yang sangat kuat. Tak cuma itu, bahan-bahan tersebut juga dapat memengaruhi keseimbangan pH sehingga terlalu banyak mengonsumsinya akan berpengaruh pula pada aroma pada vaginamu.

Beberapa studi juga menemukan bahwa daging merah dan beberapa jenis ikan berpengaruh terhadap bau tubuh dan vagina. Seperti contoh, bila kamu pernah mencoba sajian tepas dari Alaska yang berupa ikan terfermentasi, kamu tentu tahu betapa aroma tak sedap yang tertinggal bisa sampai dalam hitungan hari baik di mulut maupun vagina.

Jaga kebersihan diri
Sama seperti menghindari aroma tubuh yang tak sedap dengan mandi, kamu juga tak boleh malas dalam membersihkan vagina. Namun berbeda dari bagian tubuh lain, kamu sebenarnya pun tak perlu harus menggunakan produk eksternal sebab vagina pada dasarnya memiliki kemampuan untuk self-cleaning. Setidaknya, selalu gunakan air bersih dan bersihkan vagina dengan tepat.

Satu hal lagi yang tak kalah penting, ingat bahwa selalu membersihkan dengan arah dari depan ke belakang. Hingga hari ini faktanya masih banyak wanita yang justru melakukan sebaliknya.

Kesimpulannya, kamu justru hanya perlu melakukan beberapa penyesuaian kebiasaan sehari-hari demi vagina yang lebih wangi dan sehat. Semoga artikel ini menambah wawasanmu ya !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *